Sabtu, Januari 31, 2015

Kronologi Pertama: Perempuan Tangguh

Dan, paragraf itu dapat menghujam begitu banyak belati di satu 
pusat dalam sekali baca. Hanya satu paragraf, memang. Tapi, tajam! 
Untuk Ibu, bertahanlah sedikit lagi.

-Nur Asma

Sketsa wajah Ibu & Saudariku :)
Share:

0 hujatan:

Posting Komentar

Mohon bantuannya untuk memberikan umpan balik, Bapak/Ibu. Terima kasih