Pernah terjadi, saat semester pertama bersama DNA, dialek saya tiba-tiba tercampur aduk, dari bahasa Indonesia, bahasa daerah Bugis (Soppeng, Pangkep, Sidrap, dll), Makassar (Gowa, Takalar, Jeneponto, dll), Inggris, Latin, bahkan Korea. Tapi, sekarang sudah bisa dipilah-pilah, kok!
"Apalagi yang lebih
membahagiakan selain melihat wajah sumringah materi genetik seperjuangan
beranjak meluapkan rasa rindu menuju rumah hangat mereka! Selamat Berlibur,
Kawan!"
-Nur Asma
-Nur Asma
Toraja! You amaze me! Semoga bisa kesana lagi, tapi kalau bisa, tidak lewat Enrekang! :(
0 hujatan:
Posting Komentar
Mohon bantuannya untuk memberikan umpan balik, Bapak/Ibu. Terima kasih