Jumat, September 28, 2018

Pantaskah Pasrah? (2018)


Kembali, memulai hal yang sebenarnya bukan awal
Melihat debu yang mengendap
Lamunan yang mengawang
Harapan yang melekat

Mulai tinggi matahari
Melihat cahaya yang menyengat
Keluhan yang menggumpal
Umpatan yang menyayat

Masih mendiamkan diri dalam anggapan

Hingga, akhir menunjukkan sisi lainnya
Temu diri dengan yang tak disangka
Tertutup sesuatu, kornea dan iris matanya
Namun menyebut tegas, kita manusia kekal dengan lara; terlihat ataupun tiada

Ada yang tersadar, akhirnya
Berprasangka baik pada nyata
Melanjutkan hari dengan melayakkan diri bagi semesta
Meski tahu, ‘pantas’ bukan garis takdirnya.


-----
Share:

0 hujatan:

Posting Komentar

Mohon bantuannya untuk memberikan umpan balik, Bapak/Ibu. Terima kasih